8+ Urutan Kerajaan Tertua di Indonesia Bercorak Hindu-Budha

– Di masa lalu, Indonesia adalah rumah bagi banyak kerajaan yang memiliki pengaruh signifikan terhadap sejarah perkembangan bangsa. Sebagian besar kerajaan paling awal di Indonesia dibentuk oleh gagasan Buddha dan Hindu. Masing-masing memiliki nenek moyang yang berbeda dan sejarahnya sendiri.

Berbicara sejarah Indonesia tentu membutuhkan waktu yang sangat lama. Indonesia telah melewati beberapa era sebelum mencapai zaman modern. termasuk era sejarah kerajaan sebelumnya.

Bahkan, buku sejarah adalah tempat yang bagus untuk menemukan nama setiap kerajaan Indonesia sebelumnya. Berikut daftar sembilan kerajaan tertua di Indonesia yang perlu diperhatikan:

1. Kerajaan Kutai

Pertama, Kerajaan Kutai yang dianggap sebagai kerajaan pertama di Indonesia juga merupakan yang tertua. Kerajaan ini konon muncul pada abad kelima Masehi. Kerajaannya terletak di provinsi Kalimantan Timur, di sepanjang tepian Sungai Mahakam.

Ada dua kelompok orang di kerajaan ini. Ada Brahmana dan Ksatria dalam kategori ini. Namun jika menyangkut agama, mereka yang tinggal di kerajaan ini lebih cenderung terinspirasi oleh kepercayaan Hindu.

Ada banyak bukti bahwa agama Hindu dipraktikkan oleh orang Kutai. Salah satunya adalah pekerjaan yang dilakukan Raja Mulawarman dan para Brahmana untuk mendirikan sebuah candi unik bagi umat Hindu.

Peninggalan dari kerajaan ini berbentuk tujuh batu bertulis, atau Yupa. Setiap kalimat dalam Yupa ditulis dengan huruf Pallawa dan ditulis dalam bahasa Sansekerta.

2. Tarumanagara

Tarumanegara, di wilayah Bogor Jawa Barat, juga merupakan salah satu kerajaan paling awal di Indonesia. Kerajaan ini sebagian besar berjalan di bawah pengaruh tradisi agama Hindu India. Meski berbasis di Bogor, kerajaan ini memiliki yurisdiksi atas Cirebon, Cirebon, dan Jakarta.

Diketahui bahwa Tarumanegara mulai berkembang antara tahun 400 sampai 600 Masehi. Prasasti dari kerajaan ini dapat ditemukan di seluruh wilayah Bogor, tersebar di beberapa daerah.

3. Kerajaan Ho-Ling

Lanjut ke kerajaan Ho-Ling atau Kalingga yang merupakan kerajaan tertua berikutnya di Indonesia. Festival ini diadakan di jantung Jawa. Banyak bukti yang dapat dipercaya telah digunakan untuk membuktikan keberadaan kerajaan Ho-Ling.

Kehadiran utusan Cina merupakan salah satu indikasi bahwa Ho-Ling memang sebuah kerajaan. Utusan Cina melakukan perjalanan ke lokasi kerajaan pada tahun 647 dan 666 Masehi.

Seorang pendeta Buddha bernama I Tsing memberikan kesaksian untuk mendukung kedatangan utusan China tersebut. Pendeta itu menyebutkan bahwa seorang utusan dari Tiongkok bernama Hwining telah mengunjungi Ho-Ling.

Raja yang memerintah kerajaan ini adalah salah satu ciri menariknya. Ratu Sima, perempuan, adalah raja. Ratu Sima terkenal sebagai pemimpin yang bijaksana dan berpikiran adil.

4. Pemerintah Melayu

Pemerintah Melayu, salah satu nama kerajaan tertua di Indonesia, menyusul. Di sepanjang Sungai Batanghari di wilayah Jambi, ada pemerintahan Melayu.

Namun, menurut narasi lain, Semenanjung Malaysia adalah tempat kerajaan ini berada. Pada abad ke-13, kisah sejarah ini tercatat dalam kitab Pararaton dan Negarakertagama.

Terungkap dalam buku bahwa Raja Singasari mengunjungi Malaya. Tujuan perjalanan itu adalah untuk menggulingkan Kekaisaran Mongol Raja Kubilai Khan. Saat itu, Kekaisaran Mongol ingin menguasai Asia Tenggara.

Pemerintah Kerajaan Melayu dan Raja Singasari bekerja sama untuk mewujudkan tujuan Kerajaan Mongol. Pada akhirnya, Kekaisaran Mongol tidak dapat menguasai Asia Tenggara. Kerajaan Melayu juga menerima hadiah Archa Buddha dari Raja Singhasari.

5. Sriwijaya

Daftar nama kerajaan paling awal di Indonesia juga termasuk Kerajaan Sriwijaya. Baik pada abad ke-7 dan ke-15, Sriwijaya didirikan. Saat itu, Sriwijaya diakui sebagai kerajaan yang menguasai perdagangan di Selat Malaka dan Laut Cina Selatan.

Setelah pemerintahan Raja Balaputradewa, Sriwijaya mengalami perkembangan pesat. Wilayah Sriwijaya diperlebar sehingga bisa dijadikan jalur niaga dengan bantuan pemerintah. Selain itu, otoritas kerajaan menjalin hubungan diplomatik dengan China dan India.

Seiring dengan ekonominya yang berkembang pesat, sistem pendidikan Sriwijaya juga berkembang pesat. Di Asia Tenggara, monarki ini sebenarnya terkenal sebagai pusat pendidikan, khususnya pendidikan Buddha.

6. Mataram Kuno

Abad kedelapan hingga kesebelas Masehi menandai dimulainya Kerajaan Mataram Kuno. Mataram Kuno adalah salah satu kerajaan paling awal di Indonesia dan memiliki sejarah panjang. Diketahui, kerajaan ini pernah berdiri di Jawa Tengah sebelum berpindah ke Jawa Timur.

Dua dinasti, Dinasti Wangsa Sanjaya dan kemudian Dinasti Syailendra, menguasai Mataram pada zaman dahulu. Tradisi keagamaan Hindu dilakukan oleh dinasti Sanjaya sendiri. Dinasti Syailendra, sementara itu, memiliki estetika Buddha.

Mataram Kuno mampu menguasai sejumlah wilayah Jawa Tengah selama dua masa tersebut. Mataram Kuno memerintah atas Jawa Tengah bagian utara selama dinasti Sanjaya. Di meaPada masa dinasti Syailendra, wilayah selatan Jawa Tengah diperintah oleh sebuah kerajaan kuno.

7. Pemerintah Kediri

Kerajaan Kediri lainnya, terletak di wilayah Kediri. Ada beberapa prasasti sejarah di monarki Indonesia paling awal ini. diawali Padlegan, Jaring, Hantang, Kamulan, dan Sirah Keting.

Menurut sejarah, Kerajaan Kediri diperintah oleh banyak raja yang naik takhta, bukan hanya satu. Selain Kertajaya, ada dewa Jayawara, Jayabaya, Sarweswara, Aryaswara, Ganara, dan Kameswara.

Yang paling terkenal dari semua raja yang pernah memerintah Kerajaan Kediri disebut Jayabaya. Karena berhasil bergabung dengan Kerajaan Kediri dan Jenggala, Prabu Jayabaya banyak disukai.

8. Dinasti Isyana

Mari beralih ke dinasti Isyana, kerajaan berikutnya. Sekitar tahun 929 M, kerajaan Indonesia paling awal didirikan. Kerajaan yang saat itu berpusat di Jawa Timur ini diperintah oleh Mpu Sindok.

Ada banyak sejarah yang ditinggalkan oleh kerajaan ini. Keberadaan kerajaan ini di masa lalu didukung oleh banyak bukti. Sejumlah prasasti dengan ahli waris kerajaan adalah salah satunya.

Prasasti pucang merupakan yang paling terkenal dari berbagai macam prasasti peninggalan Dinasti Isyana. Prasasti pucangan disebut-sebut sebagai bukti paling meyakinkan tentang keberadaan Dinasti Isyana.

9. Majapahit

Salah satu kerajaan Hindu paling awal di Indonesia adalah Kerajaan Majapahit. Kerajaan terkenal ini didirikan pada tahun 1292 Masehi. Kerajaan ini memiliki kekuatan yang sangat besar sehingga bisa bertahan selama 193 tahun.

Salah satu momen sejarah penting kerajaan ini terjadi pada tahun 1331 M, ketika Gajah Mada mengakhiri pemberontakan Sadeng. Gajah Mada kemudian terpilih sebagai Patih Mangkubumi Majapahit sebagai hasil dari prestasi ini.

Gajah Mada berjanji untuk menyatukan nusantara saat dia menjabat. Sumpah Palapa adalah nama yang diberikan untuk ikrar ini. Setelah itu, Majapahit mencapai puncak kejayaannya di bawah kekuasaan Gajah Mada dan Hayam Wuruk.

Banyak sekali sejarah yang tersisa di Indonesia dari semua kerajaan kuno tersebut. Pada hari-hari awal monarki, ada banyak konflik. Anda dapat membaca tentang masing-masing perjuangan ini di buku teks pendidikan sejarah atau spesialisasi sejarah yang tersedia di dan sumber tepercaya lainnya.

Leave a Comment